Senin, 15 September 2014



Pertumbuhan Biji Kacang Hijau

Tugas Mata Pelajaran Biologi
Guru Matapelajaran:
Dibuat Oleh:
  • *                       Devi tri Yanti
  • *                       Fajra Aprilia
  • *                       Nanda Emha Anarkis
  • *                       Nora Mareta
  • *                       Wahyu Kurniasari Abdi
  • *                       Yowanda Putri Pratiwi

SMA NEGERI 4 KOTA JAMBI
2014


Tujuan :
Untuk membandingkan pertumbuhan biji kacang hijau di dua tempat yang berbeda (tempat terang dan tempat gelap).
Latar Belakang:
Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua aktifitas kehidupan yang tidak dapat dipisahkan, karena prosesnya berjalan bersamaan. Pertumbuhan diartikan sebagai suatu proses pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversible, atau tidak dapat kembali ke bentuk semula. Sedangkan Perkembangan adalah peristiwa perubahan biologis menuju kedewasaanm tidak dapat dinyatakan dengan ukuran tetapi dengan perubahan bentuk tubuh (metamorfosis) dan tingkat kedewasaan.
            Sesuai pengan penjelasan diatas maka penulis akan membuat sebuah laporan pengamatan mengenai proses pertumbuhan dan perkembangan khususnya dalam dunia tumbuhan yaitu tumbuhan kacang hijau.
Rumusan Masalah:
Periode pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan terjadi sepanjang hidupnya seperti halnya makhluk hidup lainnya. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor,diantaranya yaitu faktor dari lingkungan dan faktor dari dalam tubuh organisme.
Dalam laporan percobaan kali ini kami akan membahas mengenai faktor-faktor eksternal apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman, yang dalam hal ini adalah kacang hijau.
Manfaat Penelitian:
Untuk mengetahui perbedaan tanaman yang tumbuh di tempat gelap dan
tempat terang.
1.  Alat dan Bahan
Alat:
·         Toples (2 buah)
·         Cetok/Gayung (1 buah)
·         Kertas, pensil, penghapus, penggaris (masing-masing 1 buah)
·         Kamera (1 buah)
Bahan:
·         Kacang hijau secukupnya (20 butir)
·         Toples sebagai wadah (2 buah)
·         Tanah dan Air secukupnya
·         Lidi (20 batang)
Langkah Kerja :
-Menyiapkan alat-alat dan bahan yang diperlukan.
-Merendam satu malam kacang hijau yang akan ditanam.
-Memasukkan tanah ke dalam dua toples menggunakan cetok.
-Menanam 10 biji kacang hijau di masing-masing toples.
-Menandai masing-masing kacang hijau dengan lidi yang telah diberi label nomor.
-Menaruh satu toples di tempat terang.
-Menaruh toples lainnya di dalam tempat gelap.
-Menyiram biji-biji kacang hijau pada masing-masing toples dengan air secukupnya.
-Penyiraman ini dilakukan dengan frekuensi  2 kali sehari.
-Mengukur batang kacang hijau setiap hari, ketika muncul daun pertama pada tumbuhan kacang hijau tersebut.
-Memotret setiap perkembangan pada tumbuhan kacang hijau.
Hasil Pengamatan:
Dalam melakukan percobaan ini, kita perlu mengikuti beberapa tahap seperti yang telah dijelaskan dalam langkah kerja. Untuk dapat membandingkan perbedaan kelajuan pertumbuhan batang tumbuhan kacang hijau, maka dalam percobaaan ini biji kacang hijau di tempatkan di dua kondisi yang berbeda. Salah satu toples (sebagai wadah) yang berisi 10 biji kacang hijau di tempatkan di tempat yang terang dan toples lainnya di tempatkan di tempat yang gelap. Percobaaan ini dilakukan selama setiap hari. Dalam percobaan ini ditetapkan bahwa pengukuran hari pertama untuk tumbuhan kacang hijau adalah saat awal munculnya daun pertama dari tumbuhan kacang hijau tersebut hingga pengukuran ke-10.
Kesimpulan:
Dari hasil pengamatan, tumbuhan kacang hijau di tempat gelap memiliki pertumbuhan lebih pesat dibandingkan tumbuhan kacang hijau yang berada di tempat terang. Faktor yang menyebabkan kecambah kacang hijau di tempat gelap lebih cepat pertumbuhannya dibandingkan kecambah di tempat terang adalah adanya pengaruh dari hormon auksin. Jika terkena cahaya matahari, auksin menjadi tidak aktif. Kondisi fisiologis ini mengakibatkan bagian yang tidak terkena cahaya matahari akan tumbuh lebih cepat dari bagian yang terkena cahaya matahari. Tumbuhan yang tumbuh di tempat gelap akan tumbuh lebih cepat, namun dengan kondisi pucat, kurus, dan daunnya tidak berkembang (etiolasi). Keadaan ini terjadi akibat tidak adanya cahaya sehingga dapat memaksimalkan fungsi auksin untuk pemanjangan sel-sel tumbuhan. Sebaliknya, tumbuhan yang tumbuh di tempat terang menyebabkan tumbuhan tumbuh lebih lambat dengan kondisi relatif pendek, daun berkembang baik, dan berwarna hijau.
Gambar Hasil Pengamatan

Tempat Gelap 

1
 2
 3

Tempat Terang

1
 2
 3
Grafik



Tidak ada komentar:

Posting Komentar