Pertumbuhan Biji Kacang Hijau
Tugas Mata Pelajaran
Biologi
Guru Matapelajaran:
Dibuat Oleh:
Devi tri Yanti
Fajra Aprilia
Nanda Emha Anarkis
Nora Mareta
Wahyu Kurniasari Abdi
Yowanda Putri Pratiwi
SMA NEGERI 4 KOTA JAMBI
Tujuan :
Untuk
membandingkan pertumbuhan biji kacang hijau di dua tempat yang berbeda (tempat
terang dan tempat gelap).
Latar Belakang:
Pertumbuhan
dan perkembangan merupakan dua aktifitas kehidupan yang tidak dapat dipisahkan,
karena prosesnya berjalan bersamaan. Pertumbuhan diartikan sebagai suatu proses
pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversible, atau tidak
dapat kembali ke bentuk semula. Sedangkan Perkembangan adalah peristiwa
perubahan biologis menuju kedewasaanm tidak dapat dinyatakan dengan ukuran
tetapi dengan perubahan bentuk tubuh (metamorfosis) dan tingkat kedewasaan.
Sesuai pengan penjelasan diatas maka penulis akan membuat sebuah laporan
pengamatan mengenai proses pertumbuhan dan perkembangan khususnya dalam dunia
tumbuhan yaitu tumbuhan kacang hijau.
Rumusan Masalah:
Periode
pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan terjadi sepanjang hidupnya seperti
halnya makhluk hidup lainnya. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa
faktor,diantaranya yaitu faktor dari lingkungan dan faktor dari dalam tubuh
organisme.
Dalam
laporan percobaan kali ini kami akan membahas mengenai faktor-faktor eksternal
apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman, yang dalam hal
ini adalah kacang hijau.
Manfaat Penelitian:
Untuk
mengetahui perbedaan tanaman yang tumbuh di tempat gelap dan
tempat
terang.
1. Alat dan Bahan
Alat:
·
Toples (2 buah)
·
Cetok/Gayung (1 buah)
·
Kertas, pensil, penghapus, penggaris (masing-masing 1 buah)
·
Kamera (1 buah)
Bahan:
·
Kacang hijau secukupnya (20 butir)
·
Toples sebagai wadah (2 buah)
·
Tanah dan Air secukupnya
·
Lidi (20 batang)
Langkah Kerja :
-Menyiapkan
alat-alat dan bahan yang diperlukan.
-Merendam satu
malam kacang hijau yang akan ditanam.
-Memasukkan
tanah ke dalam dua toples menggunakan cetok.
-Menanam 10
biji kacang hijau di masing-masing toples.
-Menandai
masing-masing kacang hijau dengan lidi yang telah diberi label nomor.
-Menaruh
satu toples di tempat terang.
-Menaruh
toples lainnya di dalam tempat gelap.
-Menyiram
biji-biji kacang hijau pada masing-masing toples dengan air secukupnya.
-Penyiraman
ini dilakukan dengan frekuensi 2 kali
sehari.
-Mengukur
batang kacang hijau setiap hari, ketika muncul daun pertama pada tumbuhan
kacang hijau tersebut.
-Memotret
setiap perkembangan pada tumbuhan kacang hijau.
Hasil Pengamatan:
Dalam
melakukan percobaan ini, kita perlu mengikuti beberapa tahap seperti yang telah
dijelaskan dalam langkah kerja. Untuk dapat membandingkan perbedaan kelajuan
pertumbuhan batang tumbuhan kacang hijau, maka dalam percobaaan ini biji kacang
hijau di tempatkan di dua kondisi yang berbeda. Salah satu toples (sebagai
wadah) yang berisi 10 biji kacang hijau di tempatkan di tempat yang terang dan
toples lainnya di tempatkan di tempat yang gelap. Percobaaan ini dilakukan
selama setiap hari. Dalam percobaan ini ditetapkan bahwa pengukuran hari
pertama untuk tumbuhan kacang hijau adalah saat awal munculnya daun pertama
dari tumbuhan kacang hijau tersebut hingga pengukuran ke-10.
Kesimpulan:
Dari hasil
pengamatan, tumbuhan kacang hijau di tempat gelap memiliki pertumbuhan lebih
pesat dibandingkan tumbuhan kacang hijau yang berada di tempat terang. Faktor
yang menyebabkan kecambah kacang hijau di tempat gelap lebih cepat
pertumbuhannya dibandingkan kecambah di tempat terang adalah adanya pengaruh
dari hormon auksin. Jika terkena cahaya matahari, auksin menjadi tidak aktif.
Kondisi fisiologis ini mengakibatkan bagian yang tidak terkena cahaya matahari
akan tumbuh lebih cepat dari bagian yang terkena cahaya matahari. Tumbuhan yang
tumbuh di tempat gelap akan tumbuh lebih cepat, namun dengan kondisi pucat,
kurus, dan daunnya tidak berkembang (etiolasi). Keadaan ini terjadi akibat
tidak adanya cahaya sehingga dapat memaksimalkan fungsi auksin untuk pemanjangan
sel-sel tumbuhan. Sebaliknya, tumbuhan yang tumbuh di tempat terang menyebabkan
tumbuhan tumbuh lebih lambat dengan kondisi relatif pendek, daun berkembang
baik, dan berwarna hijau.
Gambar Hasil Pengamatan
Tempat Gelap
1
2
3
Tempat Terang
1
2
3
Grafik










